Arsip untuk Juni 26th, 2008

26
Jun
08

KetoPrAK

Ketoprak kalebu salah sawijining kesenian rakyat ing Jawa tengah, ananging ugo bisa tinemu ing Jawa sisih Wetan (Jawa Timur ).Ketoprak wis nyawiji dadi budaya masyarakat Jawa tengah lan biso ngasorake kesenian liyane ,umpamane Srandul, Emprak lan sakliyane. Ketoprak wiwit bebukane awujud dedolanan para priyo ing dusun kang lagi nganaake lelipur sinambi nabuh lesung kanthi irama ana ing waktu wulan purnama ndadari , kasebut Gejog. Ana ing tembe kaering tembang bebarengan ing kampung /dusun kanggo lelipur . Sak teruse ana tambahan gendang, terbang lan suling, mula wiwit saka iku kasebut Ketoprak Lesung, kira-kira kadadeyan ing tahun 1887. Sak banjure ana ing tahun 1909 wiwitan dianaake pagelaran Ketoprak kanthi paripurna/lengkap.
Pagelaran Ketoprak wiwitan kang resmi ing ngarsane masyaraket/umum, yokuwi Ketoprak Wreksotomo, dipandegani dening Ki Wisangkoro, sing mandegani kabeh para pria. Carita kang dipagelarake yoiku : Warso – Warsi, Kendono Gendini, Darmo – Darmi, dlan sapanunggalane.
Sak wise iku pagelaran Ketoprak sang soyo suwe dadi lan apike lan dadi klangenane masyarakat, utamane ing tlatah Yogyakarta. Ing kadadeyan sak wise Pagelaran Ketoprak dadi pepak anggone carita lan ugo kaering gamelan . Anane gegayutan karo pagelaran “teater” para narapraja ,

26
Jun
08

wAyAng KuLit

Kesenian wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan Hindu masuk di Indonesia dan mulai berkembang pada jaman Hindu Jawa. Pertunjukan Kesenian wayang adalah merupakan sisa-sisa upacara keagamaan orang Jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animisme dan dynamisme.
Menurut Kitab Centini, tentang asal-usul wayang Purwa disebutkan bahwa kesenian wayang, mula-mula sekali diciptakan oleh Raja Jayabaya dari Kerajaan Mamenang / Kediri. Sektar abad ke 10 Raja Jayabaya berusaha menciptakan gambaran dari roh leluhurnya dan digoreskan di atas daun lontar. Bentuk gambaran wayang tersebut ditiru dari gambaran relief cerita Ramayana pada Candi Penataran di Blitar. Ceritera Ramayana sangat menarik perhatiannya karena Jayabaya termasuk penyembah Dewa Wisnu yang setia, bahkan oleh masyarakat dianggap sebagai penjelmaan atau titisan Batara Wisnu. Figur tokoh yang digambarkan untuk pertama kali adalah Batara Guru atau Sang Hyang Jagadnata yaitu perwujudan dari Dewa Wisnu.

26
Jun
08

Gamelan

GAMELAN JAWA

Gamelan Jawa merupakan Budaya Hindu yang digubah oleh Sunan Bonang, guna mendorong kecintaan pada kehidupan Transedental (Alam Malakut)”Tombo Ati” adalah salah satu karya Sunan Bonang. Sampai saat ini tembang tersebut masih dinyanyikan dengan nilai ajaran Islam, juga pada pentas-pentas seperti: Pewayangan, hajat Pernikahan dan acara ritual budaya Keraton.

26
Jun
08

Angklung

Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian local atau tradisional.

Namun karena bunyi-bunyian yang ditimbulkan dari angklung memiliki kandungan local dan internasional seperti bunyi yang bertangga nada duremi fa so la si du dan daminatilada maka angklung cepat berkembang tidak saja dipertunjukkan pada kelompok local tapi juga dipertunjukkan pada kelompok regional, nasional dan internasional. Bahkan konon khabarnya pertunjukan angklung pernah dipertunjukan didepan Para pemimpin Negara pada Konferensi Asia Afika di Gedung Merdeka Bandung pada tahun 1955.

Jumlah pemain angklung antara satu orang sampai banyak orang bahkan bisa dimainkan pada kelompok 50 orang sampai 100 orang dan dapat diintegrasikan dengan alat lainnya seperti; piano, organ, gitar, drum, dll Atau pertunjukannya dapat dikombinasikan dengan kelompok; band, dan orkestra.

Selain sebagai alat seni dan kesenian, angklung juga digunakan sebagai souvenir atau buah tangan setelah dihiasi berbagai asasories lainnya.

Sepeninggal Daeng Sutigna kreasi kesenian angklung diteruskan oleh ¿Mang Ujo dan Erwin Anwar¿. Bahkan Mang Ujo telah membuat pusat pembuatan dan pengembangan kreasi kesenian angklung yang disebut Saung angklung Mang Ujo” yang berlokasi di Padasuka Cicaheum Bandung. Salah satu program yang ia lakukan khususya untuk mempertahankan “kesenian angklung” adalah memperkenalkan angklung kepada para siswa mulai TK, sd. SLTA dan bahkan telah menjadi salah satu kurikulum pada pada mata pelajaran local (mulok).

26
Jun
08

Kuda Renggong

Kuda Renggong atau Kuda Depok ialah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat di Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Karawang. Cara penyajiannya yaitu, seekor kuda atau lebih di hias warna-warni, budak sunat dinaikkan ke atas punggung kuda tersebut, Budak sunat tersebut dihias seperti seorang Raja atau Satria, bisa pula meniru pakaian para Dalem Baheula, memakai Bendo, takwa dan pakai kain serta selop.

Di depan rombongan Kuda Renggong ada seorang Pelatuk, yaitu saiah seorang pemain Kuda Renggong, yang bertindak sebagai penunjuk jalan dan pimpinan koordinator firing-iringan tersebut.

Tetabuhannya berupa Kendang besar, Goong,Tarompet, Genjring atau Terbang Gede atau Dulag, bahkan disertakan pula Sinden dan beberapa penari laki-laki dan perempuan. Maka arak-arakan tersebut berjalan menurut arah yang telah ditentukan sebelumnya.

Kuda Renggongnya bergerak­gerak seperti menari, karena sudah terlatih dan terbiasa mendengar tetabuhan. Gerakannya seirama dengan bu:nyi yang dimainkan. Apabila iramanya lambat, Kuda Renggong akan menggerakan tubuhnya dengan lambat pula, begitu pula apabila iramanya cepat Kuda Renggong akan menggerakan tubuhnya dengan cepat pula

Gerakanya selain gerakan kaki Kuda yang berjingkrak-jingkrak, juga kepala Kuda Renggong pun ikut pula terangguk-angguk. Di depan atau di pinggir Kuda Renggong ada beberapa penari, baik dari rombongan Kuda Renggong sendiri maupun dari para penonton atau kerabat yang punya hajatan. Mereka dengan suka citanya ikut berjoget atau menari sebisanya, dan hal inilah yang menambah semaraknya pertunjukkan Kuda Renggong.

Konon pemeiiharaan kuda untuk Kuda Renggong sangat diutarnakan. Selain diberi makan rumput, ongok juga diberi madu, susu, dan telur. Surai nyapun dipelihara dengan baik pula, diuntun dengan memakai pita serta dipasangkan perhiasan yang cerah dengan warna-warni yang indah.***

Source : www.westjava-indonesia.com

26
Jun
08

Bangreng

Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni “Terbang” dan “Ronggeng”. Seni terbang itu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan “Terbang”, yaitu semacam rebana tetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil.

Pertama kali munculnya seni terbang ini yaitu pada waktu penyebaran Agama Islam yang dilakukan oleh Wangsa Kusumah dimana seni terbang dijadikan media untuk Dawah. Sedangkan “Ronggeng” adalah sebutan bagi sipenari dan sekaligus penyanyi atau disebut pula “Nyi Ronggeng”. Karena sebutannya “Nyi”, maka ronggeng seorang perempuan.

Menurut penuturan para ahli seni (seniman), seni bangreng ini berasal dari Kabupaten Sumedang dan biasa dipertunjukkan pada acara-acara hiburan dan acara khusus seperti ; ruatan rumah, mendirikan bangunan baru dan syukuran-syukuran lainnya.

26
Jun
08

Cibodas

cibodas-hillsKebun Raya Cibodas atau Taman Hutan Raya (Botanic Garden), terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede Pangrango, Desa Cimacan, Pacet, Cianjur. Topografi lapangannya bergelombang dan berbukit-bukit dengan ketinggian 1275 m dpl, bersuhu udara 17 – 27 derajat Celcius.

Kebun ini didirikan pada tahun 1862 oleh Johannes Elias Teysjmann sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor pada lokasi di kaki Gunung Gede. Dengan curah hujan 2380 mm per tahun dan suhu rata-rata 18 derajat Celsius, kebun botani ini dikhususkan bagi koleksi tumbuhan dataran tinggi basah tropika, seperti berbagai tumbuhan runjung dan paku-pakuan.

Fasilitas

Berbagai fasilitas tersedia di kawasan Cibodas, mulai dari lapangan parkir yang luas untuk menampung puluhan kendaraan roda empat maupun bus, ruang informasi yang dilengkapi dokumentasi Wana Wisata Cibodas, areal bermain anak-anak, mushola, MCK umum, shelter, pendopo, teater alam terbuka, dan camping ground seluas 3 hektar yang dapat menampung 200 tenda.

Di Kebun Raya Cibodas terdapat Bumi Perkemahan Mandala Kitri. Tersedia juga lapangan golf, Bandung Asri Mulya.

Di bumi perkemahan tampak sebuah patung dinosaurus, yang memberikan gambaran atau peringatan agar kelestarian hutan ini janganlah sampai musnah seperti binatang purba yang tinggal sejarah tersebut. Lanjutkan membaca ‘Cibodas’

26
Jun
08

Curug Cilember

Wana Wisata Curug Cilember merupakan panorama bukit dgn hamparan pinus merkusi dimana terdpt sumber mata air dan air terjun. Lokasinya tak jauh dari Jakarta; berada disebelah kiri jalan jalur Ciawi -Curug Cilember Puncak, tepatnya di Cisarua ± 15 Km dari pintu tol Gadog (Jagorawi). Berada di kawasan hutan lindung Bogor – Puncak – Cianjur (Bopunjur) di ketinggian ± 800 mdpl. Untuk mencapai Curug Cilember dari pinggir jalan raya Ciawi-Puncak, tidak terlihat ada plang jalan yg cukup jelas, jadi harus rajin bertanya ke stan ojek dimulut jalan. Jalan masuknya cukup sempit, melewati perumahan yg cukup rapat, berbelok2. Kalau anda membawa kendaraan yg cukup besar, seolah2 kita hampir menabrak atap rumah orang.

Sepanjang jalan, hati terus bertanya2, apa benar ada air terjun di belakang rumah. Setelah melalui jalan aspal mulus berliku2, sesekali terpaksa mundur maju saat berpapasan dgn kendaraan lawan arah, pada tanjakan terakhir yg cukup tinggi, di sebuah bukit yg masih dijaga Perhutani, dibelakang sekumpulan villa2 dgn halamannya yg luas, terdapatlah sebuah bukit yg berbeda dari sekitarnya. Bukit tsb. terlihat mencolok diantara bukit2 lain yg penuh dgn ladang2 penduduk. Menemukan kehijauan disini, seperti menemukan oase ditengah gurun yg terdiri kampung, vila dan kebun jagung. Sepintas hanya satu punggungan bukit saja yg masih terlihat hijau dgn tanaman pinus berdiameter cukup besar. Bukit itu bernama Hambalang. Lanjutkan membaca ‘Curug Cilember’

26
Jun
08

Kawah Putih

danau-kawah-putih Entah daya tarik apa yg membuat banyak orang kembali ke Kawah Putih Ciwidey. Yang jelas dataran tinggi Bandung Selatan tsb mewakili snapshot pegunungan terpenting di Indonesia. Begitu banyak inspirasi sudut2 gambar lahir dari bidikan kamera di kawah putih pada ketinggian 2,300 m dpl yang angker dan berwibawa. Saat seorang pengembara Belanda bernama Junghun datang di abad 19, penduduk sekitar menyebutnya sebagai tempat dimana arwah para leluhur bersemayam, yg tidak seorangpun boleh berada disana tanpa meregang nyawa, yang burung pun enggan terbang diatasnya. Pendapat tsb tidak sepenuhnya salah. Benar bahwa Kawah Putih Gunung Patuha itu berwibawa, karena ketinggiannya dan kesunyiannya. Benar, bahwa Kawah putih itu angker, yang melulu karena fumarol belerang pekat yang harus diperhitungkan pada saat angin berhenti berputar. Selebihnya Kawah Putih itu adalah tempat dimana titisan surga pernah diturunkan ke bumi, begitu anggun, tenang, dingin dan menghanyutkan.

Bulan Juli Agustus temperature bisa turun serendah 10ºC pada siang hari dan 5ºC pada malam hari. Semilir angin membawa pergi kabut pekat uap belerang menjauh. Teriaklah kuat-kuat; konon akan diteruskan echo-nya oleh dinding-dinding padas ke surga. Pengunjung tak akan betah berlama-lama diterpa angin gunung yang menyelinap ke tulang sumsum. Seruput bandrek di warung di tempat parkir menghangatkan tenggorokan yang kering. Berkeliling kawah pada saat musim kemarau cukup mudah dilakukan; mencari sudut-sudut pandang terlupakan yang barangkali tercecer dari surga. Lanjutkan membaca ‘Kawah Putih’

26
Jun
08

Kebun Strawberry

Tak hanya lezat sebagai buah namun juga bisa diolah menjadi bernagai macam bidangan lezat seperti puding, keik, es krim, atau jus. Buah yang satu ini memang tampilannya menarik dan rasanya segar. Tak heran, strawberry memang digemari banyak orang.

Di Bandung, tak hanya kenikmatan melahap buah strawberry yang dapat Anda jumpai namun sensasi memetik strawberry langsung dari kebun strawberry yang biasanya terletak di dataran tinggi. Bayangan seperti memasuki dunia Allice in Winderland. Anda akan dibiarkan asyik di kebun penuh dengan buah strawberry yang siap petik dengan warna yang amat memikat. Biasanya untuk strawberry seberat 1 kg dihargakan Rp. 40.000,-. Di Bandung sendiri tempat memetik strawberry biasanya terletak di daerah atas seperti Ciwidey, Lembang, Cihanjuang, Cihideung, dll.

CIWIDEYStrawberry merupakan salah satu komoditas buah-buahan unggulan dari Kabupaten Bandung. Di Ciwidey, tepatnya di Pusat Pengembangan Agrowisata para wisatawan dapat berkunjung ke perkebunan strawberry dan dapat menicicipinya. Letak perkebunan ini sekitar 25 m dari Soreang, ibu kota Kabupaten

Bandung, ke arah selatan.

CIHIDEUNGMemtik strawberry setelah itu menikmati berbagai panganan yang menggugah selera, seperti Nasi Timbel, Gurame Goreng, dll. Jika ingin memetik strawberry di sini waktu yang tepat adalah pada pagi hari karena jika siang maka strawberry sudah habis dipetik.

CIHANJUANGKebun strawberry di daerah iini tidak terlalu besar namun yang mengasyikkan adalah tempatnya yang berada satu kawasan dengan restoran, factory outlet, arena bermain, dan tempat jajanan. Jadi, sehabis lelah memetik strawberry, Anda dapat makan, berbelanja, atau mengajak anak bermain di taman bermain.




 

Juni 2008
S S R K J S M
     
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Kategori

Flickr Photos

Jump!

Ripped Knees

Bamburgh Castle

More Photos